Antangin JRG dibuat dari bahan alami yang dikembangkan di lahan subur seluas 20 hektar di kaki Gunung Lawu, yang berada 700 meter di atas permukaan laut.
Cuaca dingin serta udara bersih membuat lahan perkebunan sangat bagus, sehingga hasil panen terus meningkat dan terjaga kualitasnya.
Bibit tanaman dan bahan mentahnya pun telah melalui seleksi yang sangat ketat. Teknologi dan peralatan modern diterapkan dalam keseluruhan proses produksi, mulai dari panen, pencucian bahan dasar dari kotoran dan zat-zat kontaminer, pengeringan, penggilingan, hingga proses ekstraksi.
Seluruh proses manufaktur Antangin JRG telah mengikuti standar peraturan yang ketat, serta diproduksi dan dikembangkan sesuai dengan standar GMP Indonesia (CPOTB) yang setara dengan CPOB, acuan untuk memproduksi obat-obat berstandar dan berkualitas terbaik.